Friday, 28 August 2015

TIPS/CARA MERAWAT GAMIS DAN GAUN PESTA

Tips-tips perawatan baju


Seperti atikel sebelumya tentang cara cara merawat kaos sablon, sekarang kita sama – sama berbagi ilmu tentang cara merawat gamis atau baju – baju pesta. Pasti kan temen temen semua mempunyai koleksi pakaian spesial, biasanya berupa gaun atau gamis pesta.
Gamis pesta ini biasanya kelihatan mewah dan glamour. Untuk mendapatkan kesan tersebut maka pakaian spesial tersebut terbuat dari bahan – bahan yang lembut seperti sifon, jersey, satin, silky, tulle (brukat) dan bahan sutra. Bahan – bahan tersebut dibalik penampilannya yang menawan ternyata mempunyai sifat yang khusus yaitu sangat sensitif. Oleh karena itu bila kita tidak hati – hati dalam merawatnya maka pakaian kita akan kehilangan pesonanya atau bisa juga dibilang lusuh, Entah itu karena warna yang pudar, tekstur kain yang mengkerut atau perubahan lainnya. Oke dech,

berikut ada beberapa tips/cara agar koleksi gamis dan baju pesta kesayangan kita tetap cantik,tdk terlihat lusuh dan nyaman dipakai. 


1. Jangan terlalu sering dicuci Mungkin kalau orang awam berpikir sering dicuci maka pakain kita selalu bersih dan wangi, tapi khusus pakain berbahan lembut seperti sifon, jersey, satin, silky, brukat, dan sutra kl terlalu sering dicuci akan membuat warna akan cepat pudar. Mengingat pakaian ini tidak sering dipakai atau bukan untuk bekerja, tentu tidak terlalu banyak kotoran yang menempel kan.. Kalau selesai dipakai cukup diangin-anginkan sampai kering. Bila perlu bersihkan bagian – bagian yang ada keringat dengan air hangat dan sabun mandi (misal bagian leher atau pergelangan tangan).

2. Jangan mencuci dengan mesin cuci Penggunaan mesin cuci apalagi dicuci dengan pakaian harian lainnya akan membuat struktur kain dan gaun menjadi rusak. Mencuci tangan dengan sedikit detergent cair sangat dianjurkan, karna kl dicuci dengan mesin cuci akan kelihatan kusut.

3. Gantung gaun dengan hanger Bila Anda menggantung di lemari, gunakan hanger dengan bahan kayu atau plastik yang tebal. Hindari penggunaan hanger dari kawat agar kedua sisnya tidak menempel mengingat kain ini tidak dicuci/jrg dicuci, Supaya tidak menimbulkan jamur.

4. Jangan menggantung gaun bila ada bahan kaos atau rajut Mengingat gamis/gaun pesta itu panjang dan agak berat apalagi ada bahan rajutnya atau kaos sebaiknya tidak disimpan dengan cara digantung. Karena hal ini akan membuatnya menjadi melar. Cara terbaik menyimpan gaun dengan bahan kaos dan rajut adalah dengan dilipat.

5. Simpan dengan kapur barus/pewangi pakaian Usahakan saat menyimpan di dalam lemari jangan lupa untuk memberikan kapur barus/pewangi pakaian. Boleh digantung ataupun ditebarkan di dasar lemari. Fungsi kapur barus ini untuk mencegah ngengat dan menghindari jamur dan bau yg pengap, karna busana ini jarang dipakai.

6. Diangin anginkan Sesekali koleksi ini harus ditengok dan dikeluarkan dari lemari untuk diangin – anginkan. Fungsi perawatan ini adalah untuk memberi penyegaran pada struktur kain untuk mendapat sirkulasi udara yang baru. Cukup keluarkan dari lemari ditaruh di ruangan dengan suhu kamar selama 30 menit – 1 jam, dan setelah itu bisa dimasukkan lagi. Bukan dijemur lho ya.. suhu kamar atau dalam ruangan saja.

7. Penyimpanan diluar lemari Bila pakaian disimpan di ruang terbuka atau tidak di dalam lemari gunakanlah kantong plastik, penggunaan kantung plastik bermanfaat untuk melindunginya dari debu. Tapi bila sudah disimpan di tempat yang tertutup penggunaan kantong plastik kurang dianjurkan. Bila suhu penyimpanan bisa dijaga stabil maka plastik tidak menimbulkan masalah. Tapi kalau suhu penyimpanan dalam lemari panas maka plastik bisa kurang baik. mungkin itu aja ya artikel kali ini,

Walaupun pendek tp mudah dipahami kan... cukup sekian an semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment